HUKUM HEWAN QURBAN DITEMBAK

Oleh : Ustadz Rojim RA

Saat lailatul jtima'  pengajian rutin Ranting NU Candimulyo edisi 86 di Musola Al Arsy, Sidobayan, Kamis (15/8/2019), ada jamaah yang tanya. Bagaimana hukum hewan kurban yang ngamuk sehingga harus ditembak dulu baru disembelih?

 Wakil Rois Syuriah PCNU Jombang, KH M Soleh, menjawab, syarat hewan kurban tak boleh cacat.

Ketika hewan kurban yang mau disembelih dijatuhkan. Pas menjatuhkannya sampai menyebabkan cacat, maka tidak sah sebagai kurban. "Harus hati-hati. Kalau menjatuhkan jangan sampai mengakibatkan cacat," ucapnya.

Tembakan tadi juga demikian. "Kalau mengakibatkan cacat, tidak sah sebagai kurban."

Konsekuensinya, kalau itu kurban wajib karena nadzar, maka harus diulang tahun depan.

Kiai Soleh menggarisbawahi, tak boleh cacat ini syarat hewan kurban. Kalau untuk halalnya daging, hewan yang ditembak lalu disembelih tadi tetep halal. "Dagingnya dibuat sedekah juga tetap boleh," tegasnya.

Mugi Allah paring kita saget qurban setiap tahun.

Monggo rawuh lailatul ijtima pengajian rutin Ranting NU Candimulyo edisi 87 di Masjid Ar Rohman Candi Indah, Kamis (22/8/2019).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BENARKAH MODEL PENGAJIAN ONLINE KYAI NAHDLIYYIN AMBYAR? MENJAWAB TULISAN KH. IMAM JAZULI, Lc

APLIKASI PENYUSUNAN DUPAK PENGHULU

AHMAD RIFAI, PENGACARA KONDANG DARI JOMBANG YANG KAYA RAYA NAMUN TETAP RENDAH HATI