Header Ads

TIPS DAN TRIKS CARA MUDAH DAPAT JODOH


Saat aqiqoh anak kedua drg Gayuh Jomper Sabtu (26/1/2019), Pengasuh PP Sunan Ampel Jombang, KH Taufiqurrahman Muchid menyampaikan sejumlah hikmah aqiqoh. ''Anak yang belum diaqiqohi itu masih terikat, terdandera,'' ucapnya.

Doa anak yang belum diaqiqohi untuk orang tuanya, belum bisa nyampe. Setelah diaqiqohi, baru doa si anak bisa nyampe kepada ortunya.

Kiai Taufiq cerita, ada orang uangnya nyantol puluhan juta. Uangnya dipinjam tidak kunjung dikembalikan. Sudah ditagih berulang kali tetap belum disahur.

Oleh Kiai Taufiq, orang tersebut ditanya. Apakah sampean sudah diaqiqohi? Ternyata belum. Kiai Taufiq lalu menyarankan agar dia aqiqoh untuk diri sendiri.

 Alhamdulillah setelah itu, uang yang nyantol bisa kembali.

Ada pula orang punya dua anak cewek. Wis wayahe nikah, tak kunjung dapat jodoh.

Kata KH Latif Bajuri  Diwek, yang membuat anak sulit jodohnya adalah karena senang mencela hidangan resepsi pernikahan. Kalau ortunya senang mencela hidangan pernikahan, anaknya akan sulit jodohnya.

Orang yang punya dua anak perawan tak kunjung nikah tadi lantas sowan Kiai Taufiq. Sama Kiai Taufiq ditanya, apakah dua putrinya itu sudah diaqiqohi? Ternyata belum.

Oleh Kiai Taufiq lantas disuruh aqiqoh. Alhamdulillah setelah itu dapat jodoh.

KH Badrul Munir Nglundo yang ngajar di Pesantren Luhur Malang, kala ngaji di Masjid Baitus Solihin Candi juga pernah menjelaskan aqiqoh. Aqiqoh menurut  beliau berasal dari uquq yang artinya berani pada orang tua (uququl walidain). Lawannya, berbakti pada orang tua (birrul walidain).

Agar anak tidak berani pada orang tua, maka harus diaqiqohi.

Pada saat aqiqoh, biasanya rambut bayi digunting. Lalu ditimbang. Berat rambut itu misalnya setengah gram. Maka ortunya mengeluarkan uang senilai setengah gram emas atau perak untuk disedekahkan.

Dosen Undar, DR KH Sahal Afhami Nglundo ketika ngisi aqiqoh pernah menyampaikan. Hikmah rambut bayi dicukur itu adalah agar anak bebas ketombe. Bayi yang kecilnya tak dicukur, sampai besar ketombenya sulit hilang walaupun sudah ditreatmen apapun.

Mugi Allah paring kita saget mengambil pelajaran dan mengamalkan

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.