Header Ads

ads header

KARUNIA ALLAH ITU TAK TERHINGGA

QS Al-Muddatsir 18
إِنَّهُ فَكَّرَ وَقَدَّرَ

QS Al Ankabut 44
خَلَقَ ٱللَّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ بِٱلْحَقِّ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةً لِّلْمُؤْمِنِينَ


NGEN ANGEN-ANGENEN

Saat lailatul ijtima pengajian rutin Ranting NU Candimulyo edisi 70 di Musala Al Ikhlas Candi, Kamis (14/3/2019), Wakil Rois Syuriah PCNU Jombang, KH M Soleh, menjelaskan pentingnya berfikir. "Berfikir satu jam, lebih utama dibanding ibadah 60  tahun," ucapnya.

Ada lima hal yang oleh para ulama disuruh mikir-mikir.

Pertama, berpikirlah tentang tanda-tanda kekuasaan Allah. Baik yang ada di langit maupun bumi. Juga yang ada dalam diri kita. Nyamuk yang seperti itu ternyata bisa menciptakan buanyak lapangan kkhusu erja. Pabrik obat nyamuk, lotion anti nyamuk sampai raket nyamuk.

Mikir kekuasaan Allah bisa memperkuat tauhid dan keyakinan.

Kedua, berfikirlah tentang nikmat-nikmat Allah. Ya Allah, ngombe es kok iso suweger. Mlaku kok uwenteng, padahal akeh sing kudu dituntun. Mikir nikmat Allah bisa menimbulkan syukur.

Ketiga, mikir janji Allah. Misale dawuhe Kiai Taufiq PP Sunan Ampel dari Kitab Gunyah Syekh Abdul Qodir. Orang yang mau puasa tiga hari, Kamis, Jumat n Sabtu pada bulan Rajab diganjar seperti ibadah 900 tahun.
Mikir seperti ini bisa menumbuhkan cinta pada Allah.

Keempat, mikir ancaman Allah. Misale siapa yang zina, maka hidupnya akan sengsara dan akan punya keturunan tukang zina.

Siapa yang tidak salat di kuburan akan disiksa ular sujak. Kuburan sudah gelap, sempit, disiksa lagi. Alangkah tak enaknya..
Semoga Allah menyelamatkan kita..

Mikir ancaman seperti ini akan menumbuhkan rasa takut pada Allah.

Kelima, mikir kualitas ibadah kita dibanding baiknya Allah pada kita. Wong sing loro pingin waras biar bisa ikut ngaji. Sing waras kok males ngaji. Wong sing mati pingin urip maneh ben iso ibadah. Sing urip kok males ibadah.

Wong sing gak duwe bojo pingin duwe bojo. Sing duwe bojo kok diuring-uring ae. Wong sing gak duwe anak dungo pingin duwe anak. Sing duwe anak kok ora gelem dungakno anak e.

Sing gak iso moco Quran pingin iso moco Quran. Sing iso moco kok gak gelem moco.

Sing gak iso Diba an pingin Diba an. Sing iso Diba an kok gak gelem Diba an. Sing gak duwe mobil akas rombongan pengajian. Sing duwe mobil kok ora gelem berangkat pengajian.

Wong sing gak duwe duwik sregep sedekah. Sing duwe duwik kok gak gelem sedekah.

 Diberi Allah rezeki banyak kok gak gelem sedekah dan ibadah.

Mikir seperti itu membuat kita semangat ibadah..

Dawuhe KH Khairil Anam Denanyar, kalau ingin tahu nikmatnya hidup, tengoklah kuburan.

Kalau ingin tahu nikmatnya sehat, tengoklah orang sakit di rumah sakit.

Kalau ingin tahu nikmatnya bebas, tengoklah orang yang dipenjara.

Kata teman yang pernah di penjara. Sehari di penjara itu rasanya seperti setahun. Souuuwii.

Mugi Allah paring kita saget istiqomah berzikir dan berfikir.

#Tim bherenk.Com,   ppJombang,  20 Maret 2019

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.